Kenapa bernaman Pulau Tanjung Putus? Ternyata usut punya usut pulau ini dinamakan dengan Tanjung Putus karena konon katanya dahulu pulau ini menyatu dengan Pulau Sumatera. Namun karena erosi yang terus melanda membuat sebagian tanahnya tertutup dengan air laut dan menjadi selat kecil.
Jika para penelusur ingin berkunjung ke Pulau Tanjung Putus, maka yang pertama – tama para penelusur harus menuju ke Kampung Ketapang. Jaraknya sekitar 35 km dari pusat kota Bandar Lampung dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa. Untuk menuju ke Kampung Ketapang ini para penelusur membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 50 menit. Kampung Ketapang sendiri merupakan kampung nelayan dan sekaligus sebagai dermaga menuju ke Pulau Tanjung Putus.
Di Kampung Ketapang ini para penelusur bisa menitipkan kendaraannya dengan aman. Selanjutnya dari Kampung ini para penelusur dapat menyewa perahu motor untuk menyeberang menuju ke Pulau Tanjung Putus. Untuk biaya sewa perahunya kurang lebih sekitar Rp 450.000 untuk pulang pergi. Namun harga tersebut tidak pasti dan jika para penelusur pandai bernegosiasi, maka bisa mendapatkan harga yang lebih miring.
Di Pulau Tanjung Putus ini berbagai kegiatan wisata dapat para penelusur lakukan diantaranya yaitu berenang, berjemur, bersantai menikmati pemandangan, berkeliling pantai, bermain perahu, menyelam, dan juga snorkeling tentunya. Pulau Tanjung Putus sendiri juga digunakan sebagai tempat budidaya ikan laut dan juga terumbu karang.
Pulau Tanjung Putus sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata seperti penginapan dan juga cottage sudah tersedia di pulau yang sangat cantik ini. Bahkan di dalam cottage tersebut tersedia fasilitas untuk para penelusur yaitu sebuah tempat karaoke. Ketika malam tiba, suasana di Pulau Tanjung Putus ini terasa sangat damai dan hening sekali.
Saat para penelusur ingin berkunjung ke Pulau Tanjung Putus ini jangan lupa membawa berbagai kebutuhan untuk wisata dan juga kebutuhan pribadi. Selama berwisata tetap menjaga kelestarian lingkungan ya para penelusur dengan tidak membuang sampah sembarangan dan juga tidak merusak fasilitas- fasilitas yang ada. Selamat berlibur para penelusur.
0 komentar:
Posting Komentar